Lucifer
adalah setan yang menggoda nabi Adam. Lucifer merupakan satan sendiri. Hal ini
disebabkan karena beberapa versi membedakan Satan dan Lucifer.Simbol setan
adalah pada kebanggaan yang berlebihan dan kemarahan. Pada saat dirinya sebagai
Lucifer, ia telah memiliki dosa 'kebanggaan' sedangkan begitu ia diusir dari
Surga dan diubah namanya menjadi Satan, ia mewakili lagi 1 dosa, yakni
'kemarahan'.Banyak orang juga mempercayai bahwa semua iblis lain, seperti
Beelzebub, Leviathan, Mephistopheles dan seterusnya merupakan identitas lain
dari Satan. Bersamaan dengan nama lainnya, Lucifer, ia dipercaya oleh semua
manusia sebagai Iblis paling kuat dan berkuasa atas Neraka.
Kebanggaan yang berlebihan
dapat menyebabkan kita sombong. Sombong
adalah awal dari segala dosa. 5 dosa mematikan lainnya, awalnya dari perasaan
kalau diri kita itu merasa paling hebat, paling penting, paling harus dibikin
senang, gembira, dan sebagainya. Allah tidak menyukai orang yang sombong
lihatlah QS. Al-Luqman ayat 18 yang berbunyi:
Yang artinya: “Dan
janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah
kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai
orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.”
Jadi,
janganlah kita menjadi sombong karena orang yang sombong bukan saja dibenci
oleh teman-temannya, saudara-saudaranya dan tetangganya tapi juga dibenci oleh
Allah SWT., bahkan kita akan ditempat di neraka bersama-sama dengan
satan/Lucifer. Naudzubillah min zalik.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar